Jokowi Bertemu Presiden MBZ dalam Gathering Pertemanan di UEA
Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), pada pekan ini.
Duta Besar Indonesia untuk UEA, Husin Bagis, menginformasikan bahwa kunjungan Presiden Jokowi berlangsung selama dua hari, yaitu pada 5-6 Februari 2025.
Menurut Husin, acara tersebut sejatinya merupakan undangan dari Presiden MBZ untuk 26 tokoh dunia.
"Kunjungan tersebut merupakan undangan dari MBZ, tidak hanya untuk Presiden Jokowi, tetapi ada sekitar 26 tokoh dunia yang juga diundang," ujar Husin kepada Kompas.com, Jumat (7/2/2025).
Selain Jokowi, turut hadir dalam acara tersebut mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, yang juga menerima undangan dari MBZ.
Husin menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dikemas dalam bentuk gathering dengan sejumlah pembicara dan makan siang bersama.
"Pada dasarnya, ini adalah acara undangan dari teman-teman MBZ. Seperti gathering, di mana tokoh-tokoh dunia dipanggil dan diundang oleh MBZ," kata Husin.
Ia menambahkan bahwa pertemuan berlangsung secara tertutup, bertempat di sebuah gedung di belakang Emirates Palace.
Husin pun mengungkapkan bahwa ia tidak mengikuti jalannya pertemuan tersebut dan hanya menyambut kedatangan Jokowi di Zayed International Airport, UEA, pada Rabu, 5 Februari 2025.
"Pertemuan tersebut terbatas, hanya dihadiri oleh 26 orang saja. Jadi, ada ceramah dari tokoh-tokoh penting dunia mengenai topik-topik seperti robotik dan berbagai isu tentang masa depan. Para pembicara datang dari AS, Jepang, Taiwan, China, Eropa, dan negara lainnya," jelasnya.
Selama kunjungannya, Husin juga mengajak Jokowi untuk meninjau sebuah swalayan yang menjual produk buah-buahan asal Indonesia di UEA.
Jokowi pun sempat menyapa WNI yang ada di sana.
"Saya menyambut kedatangan beliau, mengajak makan malam di Wisma, dan juga mengundang beliau ke LULU Retail," tambah Husin.